Saturday, July 3, 2021
Saturday, March 6, 2021
Install dan Konfigurasi Debian Sebagai DNS, DHCP dan Web Server
- debian 9
- dnsmasq
- apache2
Sunday, February 14, 2021
Download Openwrt 19.07.6 di STB HG680P
Tuesday, October 27, 2020
Proxy Server dalam Jaringan
Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan. Server juga menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya, seperti halnya berkas atau pencetak, dan memberikan akses kepada stasiun kerja anggota jaringan. Umumnya, di dalam sistem operasi server terdapat berbagai macam layanan yang menggunakan arsitektur klient/server. Contoh dari layanan ini adalah Protokol Konfigurasi Hos Dinamik, server surat, server PTH, server PTB, DNS server, dan lain sebagainya. Setiap sistem operasi serverumumnya membundel layanan-layanan tersebut, meskipun pihak ketiga dapat pula membuat layanan tersendiri. Setiap layanan tersebut akan merespon request dari klien. Sebagai contoh, klien PKHD akan memberikan request kepada server yang menjalankan layanan server PKHD; ketika sebuah klien membutuhkan alamat IP, klien akan memberikan request kepada server, dengan bahasa yang dipahami oleh server PKHD, yaitu protokol PKHD itu sendiri.
Server biasanya terhubung dengan klien dengan kabel UTP dan sebuah kartu jaringan. Kartu jaringan ini biasanya berupa kartu PCI atau ISA. Dilihat dari fungsinya, server bisa di kategorikan dalam beberapa jenis, seperti: server aplikasi, server data maupun server proksi. Server aplikasi adalah server yang digunakan untuk menyimpan berbagai macam aplikasi yang dapat diakses oleh klien, server data sendiri digunakan untuk menyimpan data baik yang digunakan klien secara langsung maupun data yang diproses oleh server aplikasi. Server proksi berfungsi untuk mengatur lalu lintas di jaringan melalui pengaturan proxy. Orang awam lebih mengenal proxy server untuk mengkoneksikan komputer klien ke Internet.
Proxy server (peladen proxy) adalah sebuah komputer server atau program komputer yang dapat bertindak sebagai komputer lainnya untuk melakukan request terhadap content dari Internet atau intranet.
Proxy Server bertindak sebagai gateway terhadap dunia Internet untuk setiap komputer klien. Proxy server tidak terlihat oleh komputer klien: seorang pengguna yang berinteraksi dengan Internet melalui sebuah proxy server tidak akan mengetahui bahwa sebuah proxy server sedang menangani request yang dilakukannya. Web server yang menerima request dari proxy server akan menginterpretasikan request-request tersebut seolah-olah request itu datang secara langsung dari komputer klien, bukan dari proxy server.
Proxy server juga dapat digunakan untuk mengamankan jaringan pribadi yang dihubungkan ke sebuah jaringan publik (seperti halnya Internet). Proxy server memiliki lebih banyak fungsi daripada router yang memiliki fitur packet filtering karena memang proxy server beroperasi pada level yang lebih tinggi dan memiliki kontrol yang lebih menyeluruh terhadap akses jaringan. Proxy server yang berfungsi sebagai sebuah "agen keamanan" untuk sebuah jaringan pribadi, umumnya dikenal sebagai firewall.
Langkah-langkah Konfigurasi Proxy Server
Sebelum melakukan konfigurasi proxy server, terlebih dahulu perhatikan hal-hal berikut ini :
a. IP Address proxy server untuk adalah 192.168.100.1/24, untuk klien menyesuaikan
b. Jenis Proxy server yang akan dibangun adalah forward http proxies untuk proxy untuk menangani aplikasi http / web.
c. Menggunakan aplikasi squid pada linux debian dan port 3128 d. Siapkan DVD Master instalasi
Kemudian ikuti langkah-langkah berikut :
a. Lakukan instalasi paket squid dengan perintah #apt-get install squid dan pastikan tidak menemukan error.
b. Buka file konfigurasi squid.conf dengan perintah #pico /etc/squid/squid.conf kemudian lakukan konfigurasi sebagai berikut, konfigurasi ini adalah konfigurasi minimal agar proxy dapat berjalan.
Keterangan script: http_port 3128 transparent = Menentukan proxy bekerja pada port 3128 secara transparant.
c. Kemudian tutup / non aktifkan baris script acl localnet dengan memberi tanda pagar (#), untuk acl nantinya akan kita definisikan sendiri sesuai dengan network yang kita bangun.
Gambar 2.35 Menutup acl localnet
d. Kemudian kita definisikan network yang kita bangun, perhatikan penempatannya karena script akan dibaca urut dari atas ke bawah.
Keterangan script
1) acl jaringanku src 192.168.100.0/24
mendefinisikan acl (Access Control List) untuk jaringan yang akan kita kontrol hak aksesnya yaitu jaringan dengan alamat network 192.168.100.0/24. Ini berarti seluruh Alamat IP yang valid dari alamat network 192.168.100.0/24 termasuk dalam acl ini.
2) http_access allow jaringanku
memberikan akses http (browsing) untuk acl jaringanku, jika ingin menutup akses http (browsing) maka kata allow cukup diganti deny 3) Kemudian setting visible hostname, yaitu mendefinisikan nama komputer untuk server proxy sesuai DNS yang kita bangun (FQDN).
Keterangan
visible_hostname proxy.sekolah.sch.id
menentukan hostname (nama komputer) untuk server proxy yaitu proxy.sekolah.sch.id
e. Menentukan cache manager (email administrator dari proxy server Gambar 2.38 Konfigurasi cache manager
Keterangan
cache_mgr jadmiko@ymail.com
Menentukan email administrator dari proxy server yaitu jadmiko@ymail.com
f. Kemudian tutup / non aktifkan icp access untuk acl localnet, hal ini karena proxy server yang kita bangun tidak mempunyai hirarki (tingkatan). Gambar 2.39 Menutup icp access
g. Kemudian keluar dan simpan file tersebut. Selanjutnya buat direktori cache squid dengan perintah #squid –z, terlebih dahulu stop service squid dengan perintah #/etc/init.d/squid stop
h. Kemudian jalankan kembali service squid dengan perintah #/etc/init.d/squid start
i. Untuk memastikan tidak terdapat error, cek melalui file system log dengan perintah #tail –f /var/log/syslog
j. Kemudian kita lakukan pengalihan paket browsing agar masuk pada aplikasi proxy dengan menggunakan iptables, buka file rc.local dengan perintah #pico /etc/rc.local kemudian tambahkan script seperti berikut
Keterangan
iptables –t nat –A PREROUTING –i eth1 –s 192.168.100.0/24 –p tcp -– dport 80 –j REDIRECT –to-port 3128
Mengalihkan paket yang menuju port 80 (browsing) yang masuk ke eth1 yang berasal dari network 192.168.100.0/24 menuju port proxy server yaitu 3128
k. Kemudian jalankan file rc.local dengan perintah #/etc/rc.local atau restart PC Server.
l. Kemudian uji dengan browsing dari klien dan pada saat bersamaan buka file access.log untuk melihat aktifitas browsing klien dengan perintah #tail –f /var/log/squid/access.log
Keterangan
Dapat dilihat klien dengan IP Address sedang mengakses (broswsing) situs www.detik.com
m. Kemudian untuk melakukan pemblokiran terhadap situs-situs tertentu, maka kita tambahkan acl untuk memblokir situs-situs tersebut, misalkan kita akan memblokir situs facebook.com dan youtube.com. Perhatikan letak acl nya, tidak boleh salah karena script akan dibaca secara berurutan dari atas ke bawah. Pemblokiran ini dapat berdasarkan alamat tujuan (domain) seperti www.facebook.com, artinya klien tidak diizinkan mengakses situs dengan alamat www.facebook.com.
Pada pengembangan lebih lanjut pemblokiran tidak hanya berdasarkan alamat situs, tetapi juga dapat berdasarkan kata, misalkan kata porno, jadi setiap alamat situs yang terdapat kata porno akan diblokir. Lebih lanjut jika
jumlah situs yang akan diblokir banyak maka kita dapat buatkan file terpisah untuk menuliskan daftar situs-situs yang diblokir tersebut sehingga lebih mudah dalam pengelolaannya.
Keterangan
1. acl situsdilarang dstdomain –i www.facebook.com www.youtube.com membuat acl dengan nama situsdilarang yang isinya alamat situs yang tidak boleh diakses www.facebook.com dan www.youtube.com. Option –i berarti incase sensitive, yang akan menganggap sama antara huruf besar dan huruf kecil.
2. http_access deny situsdilarang
menutup akses http klien untuk acl situsdilarang
n. Reconfigure squid dengan perintah #squid –k reconfigure, perintah ini harus dijalankan setiap ada perubahan konfigurasi squid. Tujuanya untuk membaca ulang konfigurasi squid tanpa melakukan restart terhadap service squid.
o. Kemudian uji pada klien dengan browsing kepada alamat yang kita blokir tadi Gambar 2.45 Tampilan situs yang diblokir
p. Maka akan tampil halaman yang menunjukkan akses terhadap situs youtube.com diblokir oleh proxy. Perhatikan juga email administrator dan hostname dari server proxy sesuai dengan yang dikonfigurasi pada file squid.conf
q. Untuk konfigurasi lainnya dapat dikembangkan lebih lanjut agar proxy server dapat bekerja lebih maksimal terutama untuk menjalankan fungsi caching untuk meningkatkan kecepatan akses internet klien dan menghemat bandwith yang kita miliki.
Saturday, October 24, 2020
Load Balancing dalam Jaringan Komputer
1. Mengenal Teknologi Load Balancing
Load balancing adalah teknik untuk mendistribusikan beban trafik pada dua atau lebih jalur koneksi secara seimbang, agar trafik dapat berjalan optimal, memaksimalkan throughput, memperkecil waktu tanggap dan menghindari overload pada salah satu jalur koneksi. Load balancing digunakan pada saat sebuah server telah memiliki jumlah user yang telah melebihi maksimal kapasitasnya. Load balancing juga mendistribusikan beban kerja secara merata di dua atau lebih komputer, link jaringan, CPU, hard drive, atau sumber daya lainnya, untuk mendapatkan pemanfaatan sumber daya yang optimal.
2. Mengapa Menggunakan Load balancer
Ada banyak alasan mengapa menggunakan load balancing untuk website atau aplikasi berbasis web lainnya. Dua alasan yang utama adalah: a. Waktu Respon. Salah satu manfaat terbesar adalah untuk meningkatkan
kecepatan akses website saat dibuka. Dengan dua atau lebih server yang saling berbagi beban lalu lintas web, masing-masing akan berjalan lebih cepat karena beban tidak berada pada 1 server saja. Ini berarti ada lebih banyak sumber daya untuk memenuhi permintaan halaman website.
b. Redundansi. Dengan load balancing, akan mewarisi sedikit redundansi. Sebagai contoh, jika website kita berjalan seimbang di 3 server dan salah satu server bermasalah, maka dua server lainnya dapat terus berjalan dan pengunjung website kita tidak akan menyadarinya downtime apapun.
3. Cara Kerja Load Balancing
Load balancer (perangkat load balancing) menggunakan beberapa peralatan yang sama untuk menjalankan tugas yang sama. Hal ini memungkinkan pekerjaan dilakukan dengan lebih cepat dibandingkan apabila dikerjakan oleh hanya 1 peralatan saja dan dapat meringankan beban kerja
peralatan, serta mempercepat waktu respons. Load balancer bertindak sebagai penengah diatara layanan utama dan pengguna, dimana layanan utama merupakan sekumpulan server/mesin yang siap melayani banyak pengguna.
Disaat Load balancer menerima permintaan layanan dari user, maka permintaan tersebut akan diteruskan ke server utama. Biasanya Load balancer dengan pintar dapat menentukan server mana yang memiliki load yang lebih rendah dan respons yang lebih cepat. Bahkan bisa menghentikan akses ke server yang sedang mengalami masalah dan hanya meneruskannya ke server yang dapat memberikan layanan. Hal ini salah satu kelebihan yang umumnya dimiliki load balancer, sehingga layanan seolah olah tidak ada gangguan di mata pengguna.
4. Algoritma Load Balancing
a. Round Robin. Algoritma Round Robin merupakan algoritma yang paling sederhana dan banyak digunakan oleh perangkat load balancing. Algoritma ini membagi beban secara bergiliran dan berurutan dari satu server ke server lain sehingga membentuk putaran.
Gambar 2.32 Infrastruktur Roun Robin
b. Ratio. Ratio (rasio) sebenarnya merupakan sebuah parameter yang diberikan untuk masing-masing server yang akan dimasukkan kedalam sistem load balancing. Dari parameter Ratio ini, akan dilakukan pembagian beban terhadap server-server yang diberi rasio. Server dengan rasio terbesar diberi beban besar, begitu juga dengan server dengan rasio kecil akan lebih sedikit diberi beban.
c. Fastest. Algoritma yang satu ini melakukan pembagian beban dengan mengutamakan server-server yang memiliki respon yang paling cepat. Server.
di dalam jaringan yang memiliki respon paling cepat merupakan server yang akan mengambil beban pada saat permintaan masuk.
d. Least Connection. Algoritma Least connection akan melakukan pembagian beban berdasarkan banyaknya koneksi yang sedang dilayani oleh sebuah server. Server dengan pelayanan koneksi yang paling sedikit akan diberikan beban yang berikutnya akan masuk.
5. Fitur Load Balancing
Beberapa fitur yang ada pada baik load balancer hardware maupun load balancer software, yaitu:
a. Asymmetric load. rasio dapat dibuat dengan menentukan koneksi yang menjadi primary yang dianggap paling baik backbonenya dan terbaik dalam path routingnya, jadi kita dapat membuat mesin untuk mencari best path determination dan routing yang terpendek dan terbaik untuk sampai ketujuan.
b. Aktivitas berdasarkan prioritas. Disaat load jaringan lagi peek, server akan dapat membagi aktivitas berdasarkan prioritas dan ke link cadangan. c. Proteksi dari serangan DDoS. karena kita dapat membuat fiturseperti SYN Cookies dan delayed-binding (suatu metode di back-end server pada saat terjadi proses TCP handshake) pada saat terjadi serangan SYN Flood. d. Kompresi HTTP. Memungkinkan data untuk bisa mentransfer objek HTTP dengan dimungkinkannya penggunaan utilisasi kompresi gzip yang berada di semua web browser yang modern.
e. TCP Buffering. dapat membuat respon buffer dari server dan berakibat dapat memungkinkan task akses lebih cepat.
f. HTTP Caching. dapat menyimpan content yang static, dengan demikian request dapat di handel tanpa harus melakukan kontak ke web server diluar jaringan yang berakibat akses terasa semakin cepat.
g. Content Filtering. Beberapa load balancing dapat melakukan perubahan trafik pada saat dijalankan.
h. HTTP Security. beberapa system load balancing dapat menyembunyikan HTTP error pages, menghapus identifikasi header server dari respon HTTP, dan melakukan enkripsi cookies agar user tidak dapat memanipulasinya. i. Priority Queuing. berguna untuk memberikan perbedaan prioritas traffic paket.
j. Spam Filtering. Spam istilah lainnya junk mail merupakan penyalahgunaan dalam pengiriman berita elektronik untuk menampilkan berita iklan dan keperluan lainnya yang mengakibatkan ketidaknyamanan bagi para pengguna web. Bentuk berita spam yang umum dikenal meliputi: spam surat elektronik, spam instant messaging, spam Usenet newsgroup, spam mesin pencari informasi web (web search engine spam), spam blog, spam berita pada telepon genggam, spam forum Internet, dan lain lain. Spam ini biasanya datang bertubi-tubi tanpa diminta dan sering kali tidak dikehendaki oleh penerimanya. Beberapa contoh lain dari spam ini bisa berupa surat elektronik berisi iklan, sms pada telepon genggam, berita yang masuk dalam suatu forum newsgroup berisi promosi barang yang tidak terkait dengan aktifitas newsgroup tersebut, spamdexing yang mendominir suatu mesin pencari (search engine) untuk mencari popularitas bagi suatu URL tertentu, ataupun bisa berupa berita yang tak berguna dan masuk dalam suatu blog, buku tamu situs web, dan lain-lain.
6. Tipe Load balancer
Dalam dunia load-balancing, ada dua pilihan untuk dipertimbangkan ketika merancang solusi load-balancing. Pilihan solusinya adalah menggunakan software load balancing atau hardware load balancing. Setiap pilihan memiliki persyaratan, kelebihan, dan kelemahan tersendiri. Terserah kepada kita untuk mengevaluasi kebutuhan bisnis kita, konfigurasi, dan jalur pertumbuhan sehingga kita dapat mengidentifikasi solusi optimal untuk memenuhi kebutuhan. Dan dari tipenya Load Balancing dapat dibedakan menjadi 2 tipe, yaitu:
a. Software Load Balancing. Dimana Load Balancing berjalan disebuah PC/Server, dan aplikasi Load Balancing di install dan perlu dikonfigurasi sebelum dapat berfungsi. Keuntungannya adalah jika ada penambahan fitur atau fasilitas tambahan tidak perlu mengganti keseluruhan perangkat load balancing. Performa proses load balancing dipengaruhi oleh prangkat komputer yang digunakan, tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan software yang canggih saja. Perangkat keras yang dapat mempengaruhi performa metode ini adalah kartu jaringan (Network Interface Card) yang digunakan, besarnya RAM pada perangkat, media penyimpanan yang besar dan cepat, dsb. Sehingga performa metode ini sulit untuk bisa diperkirakan.
Ada banyak sekali Load balancer Software, beberapa diantaranya yang paling banyak digunakan adalah: Linux Virtual Server, Ultra Monkey, dan Network Load Balancing.
b. Hardware Load Balancing. Dimana Load Balancing berjalan disebuah device/alat yang sudah disiapkan dari pabrik dan siap digunakan. Tipe Hardware Load Balancing banyak digunakan karena kemudahannya. Beberapa Load balancer Hardware diantaranya adalah: Cisco System Catalyst, Coyote Point, F5 Network BIG-IP, Baraccuda Load balancer.
7. Penggunaan Load balancer
Pada umumnya Load balancer digunakan oleh perusahaan/pemilik layanan yang menginginkan layanannya selalu tersedia setiap saat (high availability) walaupun secara kenyataan terdapat kendala yang membuat layanan tidak dapat diakses. Misalnya untuk layanan web server/email server. Dengan load balancer, apabila ada 2 mail server dengan konfigurasi dan tugas yang sama, maka load balancer akan membagi beban ke 2 mail server tersebut. Dan apabila salah satu Mail server tersebut down/tidak dapat diakses/mengalami gangguan, maka Mail server yang lain dapat terus melayani layanan yang diakses oleh user.
Untuk jaringan komputer, Load balancer digunakan di ISP/Internet provider dimana memungkinkan tersedianya akses internet selama 24x7x365 tanpa ada down time. Tentu hal ini yang diinginkan oleh pelanggan yang menggunakan layanan akses internet ISP tersebut. ISP/Provider hanya perlu memiliki 2 Link internet yang memiliki jalur berbeda, agar disaat salah satu link down, masih ada
1 link yang dapat melayani akses internet ke pelanggannya. Dan ISP menggunakan Load balancer untuk membagi beban akses internet tersebut sehingga kedua Link Internet tersebut maximal penggunaannya dan beban terbagi dengan baik.
8. Perbandingan Software vs Hardware Load balancer
Kelebihan Load balancer Software:
1) Lebih murah.
2) Beberapa software aplikasi memiliki banyak pilihan konfigurasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kita.
Kekurangan Load balancer Software:
1) Sebagian besar aplikasi tidak dapat menangani situs besar atau jaringan kompleks.
2) Paket aplikasi yang akan mendukung sistem yang lebih besar memerlukan jumlah hardware lebih banyak.
Kelebihan Load balancer Hardware:
1) Pendekatan biasanya lebih kuat dari pilihan perangkat lunak. 2) Proses lalu lintas pada tingkat jaringan, yang secara nominal lebih efisien daripada dekripsi perangkat lunak.
3) Bekerja dengan banyak OS atau platform.
Kekurangan Load balancer Hardware:
Biaya lebih tinggi dibandingkan menggunakan software load balancer. Teknologi load balancing dapat menjadi salah satu solusi yang efektif dan efisien untuk menciptakan sistem yang handal dengan tingkat ketersediaan tinggi (high availability), khususnya sebagai web server. Untuk pemanfaatan teknologi load balancing menggunakan software load balancing saat ini memang lebih banyak digunakan pada sistem operasi open souce seperti linux
